Museum Perangko oleh Moron
Taman Mini
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 150 hektare atau 1,5 kilometer persegi ini terletak pada koordinat . Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 26 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian, dan tradisi daerah. Di samping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota (Wikipedia).
Kita akan membahas MUSEUM PERANGKO

Sejarah Museum Perangko
Kehadiran perangko seperti menjadi udara segar bagi dunia pengiriman. Karena, sebelum hadirnya perangko biaya pengiriman ditanggung oleh si penerima. Keadaan ini memang merugikan kepada si penerima. Oleh karena itu, pengiriman barang sempat dihentikan karena, si penerima menolak untuk membayar.
Kondisi ini membuat perangko muncul. Dibuat oleh seorang pekerja perpajakan Inggris bernama Sir Rowland Hill. Penerbitan perdana dari perangko ini dilakukan pada tahun 1840 di Inggris. Perangko pertama kali diberi nama “The Penny Black”. Dimana, menggunakan wajah Ratu Victoria.
Museum Perangko
Ide ibu negara kedua, Tien Soeharto. Museum dengan gaya Bali dan Jawa. Gapura masuk candi bentar serta pendopo besar di bagian depan. Kemudian, dihias dengan ikon dari pos yaitu sepeda pos antik merk Falter buatan jerman barat tahun 1950 yang diletakkan di serambi museum untuk menyambut Sobat Native yang datang.
Berdiri di atas tanah seluas 9500 meter persegi. Dimana bangunan ini berada di tengah-tengah dengan dua bangunan pendukung. Bangunan yang pada satu sisinya digunakan sebagai tempat istirahat dan penerimaan. Serta bangunan lain digunakan sebagai kantor pos. Dalam museum perangko ada koleksi perangko termahal mencapai 20 milliar, pada tahun 1884. Berstempel ngawi dengan nominal 10 sen.


Selain perangko masih banyak lagi, benda sejarah dalam museum tersebut.
Comments
Post a Comment